Gadget News

Loading...

Sabtu, 07 Mei 2011

Tips membeli sedan Timor bekas


Bagi sebagian orang,mobil TIMOR ini sering
dipandang sebelah mata tapi bagi orang
yang sudah pernah memilikinya pasti bakal mengetahui jika mobil lokal rasa interlokal
ini sangat cocok buat anda-anda yang
pertama kali memiliki kendaraan roda
empat. berikut tips yang saya ambil dari blog s515.blogspot.com:
1. Mesin Mesin adalah bagian utama dalam sebuah
kendaraan, tanpa mesin, mobil semahal
apapun tidak akan berjalan sesuai
kemampuan. Periksalah bagian dalam mesin
dengan cara cukup membuka kap mesin
tidak perlu sampai membongkar mesin atau membuka packing segala. Lihat dibagian
mesin apakah mesin tersebut kering atau
tidak, jika kering berarti mesin tersebut
tidak ada kebocoran minyak-minyak namun
disarankan untuk menyentuh setiap bagian
mesin dalam keadaan mati, jika dalam keadaan mesin hidup dipastikan tangan
anda akan kepanasan, hal ini untuk
memastikan jika mesin tidak ada bekas
kebocoran oli. Apabila mesin terdapat
kebocoran sedikit sehingga mesin terlihat
agak basah maka pastikan jika rembesan oli tersebut tidak sampai menetes ke ubin,
kalau sampai ke ubin berarti kebocoran
sudah parah dan siapkan budget sekitar
400ribu. Biasanya ada seal-seal yang sudah
haus.
2. Suara Mesin Setelah di cek dalam keadaan mati,
sekarang mobil dicoba untuk di jalankan.
Perhatikan apakah starter kendaraan dalam
keadaan lancar atau tidak, kalau sudah
lemah lebih baik pemilik kendaraan
tersebut membenarkannya dahulu karena starter itu sangat penting bagi sebuah
mobil karena mobil tidak memiliki kick
starter layaknya motor. Ketika mobil
menyala, perhatikan suaranya, khusus
mobil Timor memang ada suara yang
mendengung namun tidak terlalu keras, hal ini wajar karena termasuk ciri khas bunyi
mobil tersebut. jika suara mesinnya kasar,
matikan segera kendaraannya lalu tunggu
10 menit lalu cek oil stick di bagian mesin,
lihat apakah oli didalam mesin cukup atau
kurang karena oli yang kurang tersebut dapat membuat suara berisik bagi mesin
namun jika mesin terdengar sangat halus
tetapi berat, coba cek volume olinya,
apakah berlebih dari takaran?, karena oli
yang terlalu penuh di mesin akan membuat
mesin bekerja berat dan membuat suara berisik meredam. Perhatikan juga apakah
ada suara berdencit ketika mobil
dipanaskan selama 5 menit, jika ada suara-
suara aneh namun anda masih ingin
membelinya, disarankan minta harga
diturunin.
3. Cek Power Steering dan Steer nya Lihat kedalam mobil kendaraan tersebut,
steer yang digunakan apakah sesuai
dengan selera anda?, jika tidak tanyakan
kemana stir setandar Timor nya?. Seperti
mobil saya, stirnya sudah berubah menjadi
ukuran kecil “sporty” dan sang pemilik tidak memiliki stir standar timor yang besar
namun tidak masalah buat saya karena
saya menyukai tipe stir sport seperti ini.
Sambil mesin dinyalakan, coba anda
belokkin stirnya, apakah ada suara
mendengung sangat keras ketika setir dibelokkan hampir mentok. Jika ada suara
mendengung berarti Power Steeringnya
bermasalah. Cek tanki PS di dalam mesin
yang berbentuk botol minuman anak-anak.
Lihat oli yang ada didalamnya, apakah
cukup atau kurang, kalau kurang coba ditambahkan sampai cukup dan coba di
putar kembali setirnya. Khusus Timor, Stir
memang terasa agak berat dibandingkan
mobil lain walaupun Power Steeringnya
normal tidak bermasalah. PS yang
bermasalah biasanya ditandai dengan suara dengung dan rembesan oli PS di
dekat botol tanki PS nya. Jika terlalu
banyak rembesannya lebih baik anda
urungkan niat untuk membelinya kecuali
sang pemilik mau membetulkannya dahulu
atau harga mobil tersebut di kurangi. Biasanya servis PS lumayan mahal, antara
300ribu hingga 2 jutaan (kalau PS nya
benar-benar rusak).
4. AC dan Radiator harus bagus Coba nyalakan AC nya, apakah RPM nya
drop?, normalnya jika mobil timor
dinyalakan AC nya maka RPM nya tidak
drop melainkan naik diantara 900 hingga
1100 dari posisi normal 500 hingga 700 rpm.
Apabila rpm tidak naik sampai 1000 dan hanya naik sedikit kemungkinan ISC
bermasalah (kotor atau memang rusak).
Coba di tes dengan cara di jalankan
mobilnya, dari gigi 2 coba langsung injek
kopling, apabila ISC bermasalah maka mesin
langsung mati saat AC dinyalakan. Jika kejadiannya begitu, lebih baik pemilik
kendaraan men tune up dulu mobilnya
sekalian di cek ISC nya. Jika ISC nya rusak
maka harga barunya sekitar 500 hingga 650
ribu tergantung harga dari tokonya. Untuk
keadaan AC normal Timor, level satu sudah dingin sekali lho, mobil saya aja AC nya
gilak banget dinginnya. Level 1 di timor
sama dengan level 2 di avanza lho, pas
saya nanya ke rekan-rekan pengguna
timor lainnya, ternyata memang mobil
timor terkenal AC nya dingin namun mesin berat kalau AC dihidupkan, untuk
mengurangi beban AC disarankan
menggunakan Oli idemitsu dengan SAE 5-10
dicampur Nano. Bagaimana dengan radiator?, ini peranti
penting buat mobil, jika radiator
bermasalah dan menimbulkan over heat
wah bisa merusak komponen kendaraan
anda. Coba jalankan mobil kira-kira keliling
komplek atau perumahan, lihat meteran radiatornya. Normalnya, jarum di meteran
tersebut ada di ukuran hampir setengah
seperti mobil-mobil lainnya, apabila jarum
meteran tersebut berada di ¼ tidak sampai
setengah meteran, patut dicurigain,
takutnya part THERMOSTAT sudah dilepas sehingga meteran radiatornya ngaco dan
bensin menjadi boros.
5. Cek Kaki-kaki dan velg Kaki-kaki dalam kendaraan sangat penting
untuk tumpuan beban berat sebuah mobil,
adapun shock kendaraan harus benar-
benar sehat agar kendaraan yang anda
tumpangi menjadi nyaman. Coba anda
goyang-goyangnya mobil, apakah membal atau tidak ya memang tidak terlalu membal
sih namun pastikan per nya masih bekerja
dengan baik. Cek satu persatu shock yang
ada di tiap-tiap kaki, apakah ada rembesan
oli atau tidak?, shock yang masih sehat
tidak ada rembesan oli dan masih nyaman digunakan. Cek juga ukuran velg, sesuaikah
dengan standar mobil timor, jika tidak
mendingan diganti dengan ukuran standar
antara 13 hingga 14, kalau pakai diatas 15
inci namun kaki-kaki kendaraan masih
standar niscaya mobil dalam keadaan 4 penumpang akan gasrot ketika melewati
polisi tidur atau gundukan, bisa merusak
ban dan body mobil. untuk kaki-kakinya itu
sendiri apabila shocknya sudah mati ya
terpaksa harus diganti dulu, harga shock
bervariasi namun saya sarankan menggunakan merk KYB bertabung gas
yang harganya 1.4 juta karena cocok untuk
kendaraan yang sering membawa
penumpang lebih dari 2 orang. Kalaupun
mau yang biasa ada shock oli biasa antara
700 hingga 1.2 juta rupiah sepasang.
6. Cek Dashboard Semua orang yg pernah membeli timor juga
tahu jika kelemahan interior timor ada pada
dashboardnya, di cek apakah masih
menempel rapih dan tidak mangap.
Biasanya kalau mobil sering dijemur dan
terkena panas maka dashboard akan melengkung karena dasbor timor bukan
plastik melainkan lapisan kapuk dan bahan
kulit getooh.. gak tahu apa namanya.
Positifnya sih bisa dimodif dipasangin kulit
jok sehingga terlihat mewah. Harga service
dasbord itu sendiri berkisar antara 200 hingga 400ribu dan tidak semua bengkel
bisa membuat dasboard itu kembali rapih,
hanya beberapa bengkel saja yang ahli
khusus menangani mobil Timor. 7. Knalpot Ya ini untuk cek terakhir juga bisa, setelah
mesin di tes beberapa jam, coba geber
mobil dan lihat apakah ada asap putih
mengebul di corong knalpotnya?, jika ada
berarti mesin ada kebocoran oli didalamnya
sehingga oli terbuang percuma keluar. Lebih baik jangan diambil daripada
menanggung biaya servis hingga jutaan
rupiah kecuali sang pemilik mau
menservicekannya dahulu sebelum jatuh
ketangan anda. Point-point tersebut menurut saya saja lho,
ringkas tapi sangat penting untuk di cek.
Kalaupun ada tambahan lainnya mungkin
bisa ditanya ke mekanik bengkel timor.
Atau lebih mudahnya lagi, anda bisa
menyewa mekanik bengkel kepercayaan anda untuk cek langsung mobil yang anda
taksir, usahakan dia mengerti banget soal
timor karena memang mobil ini tidak sama
dengan mobil sedan lainnya, ada beberapa
perbedaannya. sisanya cek perlengkapan
mobil seperti ban serep, dongkrak, kunci- kunci standar perlengkapan mobil dan
surat-suratnya. Jika anda sudah memboyong Timor bekas
ke rumah anda, usahakan seminggu
kemudian di service Tune up, carbon
cleaner, cek kompresi dan jeroan lainnya,
ya biaya awal servis pasti lebih mahal
karena harus mengganti part yang udah tua, saya sendiri awal servis habis 1.5 juta
untuk ganti beberapa part agar tidak
menjadi masalah dijalanan, setelah itu
hanya tune up saja yang menelan biaya
150ribu dan ganti oli sekitar 200ribuan.
Sumber:s515.blogspot.com
Edit:hanifs

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar